Senin, 04 Oktober 2010
catatan seorang pengecut
Well, ada banyak hal yang nggak manusia ketahui tentang hidup ..Tentang dunia, tentang alam dan segenap misterinya .
Pun aku tak tau .
Aku tak tau untuk apa aku hidup, untuk apa aku melakukan pekerjaan yang sebenarnya aku nggak pernah suka ,, atau untuk apa aku menggantungkan cita-cita yang tinggi meski aku tau aku bisa saja terluka karena obsesi .
Semua kurasa, tak hanya aku, semua juga tak benar-benar paham
Tapi bagiku, saat aku melihat dunia beserta isinya, manusia dengan karakter-karakternya, semua terasa begitu sempurna untuk sebuah seni yang dinamakan ‘kehidupan’ dan kita memainkan peran kita di panggung luas yang disebut ‘dunia’
Aku tak tau peranku apa . saat aku menulis dan merangkai kata demi kata ini, aku memikirkan tentang aku, hidupku, masa laluku, dan sekitarku .
Dulu mungkin aku tak pernah mengenal mereka, aku bahkan tak pernah punya bayangan tentang bagaimana itu kota Solo, bagaimana Negara Spaanyol, atau sebagainya . tapi kini, seiring berjalannya waktu, seiring bergantinya siang malam, perlahan aku belajar mengenal .Dulu aku rabun warna, hingga tak bisa bedakan mana merah, jingga, kuning, biru atau ungu . bagiku pelangi hanya semu saja, sama warna . tapi itu dulu . dulu sekali sebelum aku bisa mengenal angka .
Menginjak usia 16 taun ini, aku mulai sering bertanya pada diriku sendiri . tentang apa gunanya aku menyelesaikan peranku, toh tak ada yang akan peduli kalau saja aku berhenti . aku mungkin pecundang , pengecut atau apa saja kalian mau bilang . aku tak terlalu keberatan, karena aku pun kadang merasa demikian . tapi setelah semua kulihat dengan lebih dekat, aku sadar bahwa semua ini telah tertulis dalam garis takdirku, telah terekam dalam tiap millimeter darah yang mengalir dalam vena dan arteriku .
Susah, senang, tawa, canda, cinta, bahagia, air mata, semua telah kurasa, semua pernah merasa . aku tau, hidup di dunia ini memang tak selamanya indah, tak selalu sejalan dengan kemauan ku,, tapi jika aku tak hidup, mungkin aku tak pernah merasakan lezatnya nasi goreng babat atau teduhnya alam gunung Lawu . tak bertemu dengan manusia manusia berjenis kelamin laki-laki yang membuatku jatuh cinta .
Dan selain itu, mungkin aku tak bisa merasakan bagaimana indahnya surga atau mungkin bagaimana pedihnya siksa neraka . yaa, selalu ada alasan untukku tetap bermain kan ? selalu ada alasan untukku menyelesaikan bagian ku .
Kadang aku berpikir, apakah ketika aku bertemu seseorang di jalan, atau ketika tanpa sengaja aku menginjak semut, semua itu juga telah ditakdirkan ? apakah semua hal mulai dari hal kecil yang konyol dan sangat tidak penting, apakah semua sudah digariskan ??
Atau setelah nanti semua manusia mati, setelah semua hukuman di neraka telah usai dan kami semua masuk surga, apakah kehidupan ini tak pernah akan berakhir ??
Tapi aku dibuat pusing memikirkannya, karena tak seorangpun bahkan membayangkan jawabannya ..
“mungkin aku memang pengecut, tapi seberapapun pengecutnya aku, aku sadar akan tanggung jawabku . dan aku akan melakukan yang terbaik untuk itu . bahkan jika suatu saat nanti semua harus kutinggalkan, akan ku selesaikan peranku terlebih dulu.’
Label: not only words