Minggu, 31 Oktober 2010
mengenang kamu
aku mengenangmu kemarindi tiap bebatuan yang aku tapak menuju puncak
di tiap tempat break yang dulu aku juga berhenti disitu bersamamu
di tiap pohon arbei yang dulu kau petik, aku petik
sudah satu tahun yang lalu
tapi aku masih ingat dengan jelas semua itu
aku masih dan akan selalu mengingatmu
aku bahagia bisa mengenang semua itu
aku bahagia bisa tetap ke Lawu
karena disana, di tempat itu aku merasa dekat denganmu meski nyatanya tak ada kamu
:(
2 minggu yang lalu saat aku summit attack ke puncak, saat aku merasa memiliki semangat dan fisik yang cukup fit
saat aku berlarian sepanjang pos 3 hingga puncak, apa kamu tau saat itu aku tengah mengejarmu ??
aku mengejarmu yang lebih dulu berangkat ke puncak
aku mengejarmu dan berharap bisa melihat indahnya matahari terbit di sampingmu
aku mengejarmu dan berharap kamu ada disana, tersenyum
aku mengejarmu hingga habis nafasku
aku mengejarmu terus.. berlari naik, menyusuri bukit
menahan diri agar tidak limbung dihantam angin
bahkan melewati pos 5 tanpa berhenti untuk menatap indahnya
tapi kamu tidak ada di puncak..
aku meneriakkan namamu, memanggilmu . tapi tidak ada jawaban
tidak ada bendera keorganisasian yang kamu bawa
aku menyusuri puncak dan tidak ada sosokmu
dan kamu tau ? aku langsung duduk di samping tugu, melepas ranselku dan bersandar lesu . kemana kamu ? kemana ? begitu pikirku
dan lalu aku pergi dari tugu, sedikit turun ke bawah untuk tidur
dan saat matahari mulai terbit, saat teman-teman ku yang lain mulai menyusul naik, aku berjalan di sekitar tugu, dan melihat bendera itu di salah satu sudut puncak .
dengan penuh semangat aku berlari ke sana, dan kamu disana .. tapi aku kecewa saat kamu bilang "mau apa kamu kesini?"
aku sangat kecewa
aku berlari lagi menyusuri tebing kapur dan berusaha melupakan semua tentangmu
menangis sebentar lalu tertawa lagi di depan adek-adek kelasku .
aku sedih, separah itukah kamu tidak mengenalku ??
tapi lantas aku sadar
cinta yang sederhana nggak pernah memaksa
dan cinta yang sederana nggak perlu ditebus dengan air mata
kamu boleh tidak mengenalku
tapi aku akan berusaha mengenalmu
aku akan berusaha menjadi sesosok orang yang akan tetap membantumu kapan saja kamu perlu
kalau saja kamu mengerti. . sebesar itu rasa ku untukmu, tapi sesederhana itu caraku
Label: me . my day . I . mine