Sabtu, 15 Januari 2011

meniti rintik

saya berjalan dalam rintik hujan malam ini . bersama teman teman yongyong family di pinggiran pasar ngarsopuro sambil sms an sama daddy nya anak saya -,-
awalnya saya senang, bisa gila gilaan meskipun hujan . saya bahkan bisa melupakan kamu .
tapi itu tidak lama, saya ingat kamu lagi . ingat tentang tadi, ingat tentang kemarin .. saya tau kamu pasti tidak peduli jika saya ngambek ataupun marah, kamu memang tidak pernah mau peduli tentang itu semua

tapi saya sudah bertekad untuk tidak mencoba meraihmu lagi, tidak mencoba mengejarmu lagi .
saya menyerah, terserah kamu mau bilang saya pecundang, saya bodoh atau apapun . saya hanya mengasihani diri saya sendiri yang sudah terlalu lelah .

saya marah sama kamu, saya tau saya nggak punya hak, tapi maaf, saya benar benar marah sama kamu . karena sikapmu yang selalu tidak mempedulikan kehadiran saya, seolah saya hanyalah gulma dan ilalang di jalan yang akan kamu lalui, sehingga kamu seharusnya menyingkirkan saya. tapi kamu tidak perllu melakukannya karena saya bisa menyingkir dengan sendirinya .
saya tidak akan lagi untuk mempertahankan rasa cinta saya ini . mungkin kamu takkan terganti, dan tetap akan saya sayangi sampai jauh nanti, tapi di antara rintik hujan ini saya mencoba menghapus segala kenangan tentang mu yang membuat saya semakin sakit .

meskipun saya marah sama kamu, tapi nyatanya saya masih saja peduli akan jadwal les mu, saya masih selalu mengingatkanmu, saya mau kamu datang tepat waktu dan dapet tambahan ilmu .
saya juga ingat saat kita pergi menengok tempat diksar, kamu dengan santainya tidak memakai jaket dan hanya pakai celana pendek serta kaos tipis, padahal tempat itu hujan dan dingin
apa kamu tau betapa khawatirnya saya saat itu ? apa kamu bisa merasakannya ??

saya meminjamkan jaket saya untuk kamu, kamu tau kenapa ? karena saya tidak ingin kamu sakit, saya tidak ingin kamu sampai kenapa-kenapa .
saya bertahan sedikit lebih lama untuk menunggu kamu pulang, agar saya bisa memastikan kamu baik-baik saja, tapi saya harus pulang lebih duulu. saat itu saya sebenarnya ingin sekali meninggalkan jaket saya untuk kamu, tapi saya sungguh lupa karena terburu-buru pulang . apa kamu mau tau ?

tapi Kamis kemarin mengubah segala nya .
saya mendengar tentang seseorang yang mungkin menyukaimu dan entah bagaimana denganmu. dan saya melihatmu berbicara akrab dengan teman satu angkatan saya, kamu tau perasaan saya saat itu ?
saya selalu berusaha mengajak mu bicara tapi kita tak pernah bisa bersuara .
saya ingin mendengar suaramu . saya ingin mengajakmu pergi ke suatu tempat dimana kita bisa saling berkata . saya ingin sekali melakukan banyak hal bersamamu .tapi saya tau, itu hanya ada di mimpi saya .

merangkai wajamu di sela sela tetesan hujan.
aku sudah hampir lupa lembutnya
memutar ulang candamu di bawah gerimis malam
aku lupa bagaimana renyahnya tawamu
melukis indah senyummu di batas cakrawala
dan aku tak lagi ingat garisnya

kamu .
apa kabarmu malam ini ?
dinginkah ?
basahkah ujung jemarimu membelai hujan ?
aku ingin ada disana
mengingat kembali semua tentangmu
dan menyimpannya
menjaganya agar tak kan hilang hingga bumi tenggelam

kamu .
sudikah sejenak saja kamu memelukku ?
agar hangatnya bisa kurasa
agar nyamannya bisa ku bawa sampai akhir nafas ku

selamat tinggal kasih
yang selamanya tak tersentuh
semoga Tuhan memberimu indah kehidupan
mudah jalanmu capai tujuan
bawa saja cinta ini utuk teman perjalanan
dan mengeluhlah karena aku akan tetap ada menghapus gundahmu

Label:

hold me now at 08.09
2 replies
i knew i love you before i met you

your only

love of your life
til death do us apart
be my first ... be my last
can we keep it a hush?

my loves

flowers
chocolates
your sweet talks
Widgets for Blogger

Friends

DLH-folio

Those Days

Tagboard


[ Copy this | Start New | Full Size ]